Sejarah Program Studi
Perjalanan Program Studi Sarjana Farmasi FMIPA Universitas Udayana dalam mengembangkan pendidikan kefarmasian yang unggul, berkarakter, dan berlandaskan kearifan lokal.
Perjalanan Program Studi
Program Studi Sarjana (S1) Farmasi didirikan berdasarkan surat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) nomor 0682/D2.2/2005 tertanggal 21 April 2005 perihal pertimbangan pembukaan Program Studi Farmasi pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Udayana. Program studi ini memperoleh izin operasional melalui SK Dirjen DIKTI nomor 1787/D/T/2005 tertanggal 25 Mei 2005.
Pada tahun 2007, Program Studi Farmasi mendapatkan izin perpanjangan penyelenggaraan Program Studi Farmasi Strata Satu (S1) di Universitas Udayana berdasarkan SK Dirjen DIKTI nomor 2496/D2.5/2007 tertanggal 23 Oktober 2007.
Selanjutnya, pada tahun 2016, berdasarkan Keputusan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes) nomor 0792/LAM-PTKes/Akr/Sar/VIII/2016 tentang Status, Peringkat, dan Hasil Akreditasi Program Studi di Perguruan Tinggi Indonesia, Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Udayana dinyatakan terakreditasi dengan peringkat A, yang berlaku hingga 27 Agustus 2021.
Pada tahun 2021, akreditasi Program Studi Farmasi kembali meningkat menjadi Akreditasi Unggul dari LAM-PTKes, yang berlaku hingga tahun 2026.
Dokumen Pendirian
SK Pendirian Sarjana Farmasi
Dokumen resmi pendirian Program Studi Sarjana Farmasi Universitas Udayana.
Lihat DokumenSK Pendirian Profesi Apoteker
Dokumen resmi pendirian Program Studi Profesi Apoteker Universitas Udayana.
Lihat DokumenVisi Program Studi
“Terwujudnya lembaga pendidikan farmasi yang terakreditasi unggul dalam meluluskan tenaga kefarmasian yang berkarakter unggul dan berbudaya mandiri serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun regional.”
Landasan Penyusunan Visi, Misi, dan Tujuan
Visi, misi, dan tujuan Program Studi Farmasi disusun berdasarkan Rencana Strategis (Renstra) Fakultas dan Universitas tahun 2014–2019, serta hasil tracer study tahun 2016 dan 2018, yang melibatkan stakeholder, alumni, dan pengguna lulusan seperti Kimia Farma, BBPOM Denpasar, RSUP Sanglah Denpasar, RS Wangaya Denpasar, BRSU Tabanan, RS Sanjiwani Gianyar, PD IAI-Bali, PD IDI-Bali, dan Industri Obat Tradisional.
Proses penyusunan juga melibatkan Tim Kurikulum LP3M, Tim Kurikulum APTFI, Universitas benchmark seperti Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) dan University Sains Malaysia (USM), serta seluruh civitas akademika Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Udayana.
Karakteristik Pembelajaran
Dalam menjalankan visi dan misinya, Program Studi S1 Farmasi menawarkan struktur pembelajaran yang mencakup intra dan antar disiplin ilmu melalui kelompok Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MPK), Mata Kuliah Keilmuan dan Keterampilan (MKK), serta Mata Kuliah Keahlian Berkarya (MKB).
Keunggulan program studi ini terletak pada kajian farmasi bahan alam, yang menonjolkan kearifan lokal Usada Bali sebagai dasar penyelenggaraan sistem pembelajaran.
Program Studi Farmasi juga berperan aktif dalam mewujudkan visi dan misi Universitas Udayana melalui kegiatan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung, dengan membantu masyarakat dan instansi terkait dalam memecahkan berbagai permasalahan melalui pendekatan ilmiah.